Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB | EUR/USD |

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi mengganggu hubungan dagang lintas Atlantik, sehingga tekanan ke dolar makin terasa.

Indeks US Dollar Index (DXY) turun sekitar 0,25% dan bergerak di area 99,10 “ 99,15. Pelemahan ini terjadi saat investor mulai mengurangi eksposur ke aset berbasis dolar dan beralih ke mata uang yang dianggap lebih aman di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik.

Pemicu utama datang dari pernyataan Donald Trump yang mengancam tarif 10% terhadap impor dari sejumlah negara Uni Eropa. Tarif itu disebut akan mulai berlaku 1 Februari, sebagai respons atas penolakan Eropa terhadap rencana AS untuk "membeli" Greenland.

Dari pihak Eropa, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen memperingatkan bahwa langkah AS dapat mengganggu integritas wilayah dan kedaulatan, serta merusak hubungan trans-Atlantik. Ia menilai eskalasi seperti ini berisiko memicu "spiral" yang makin memburuk jika kedua pihak saling menekan.

Dalam jangka lebih panjang, pasar juga mengkhawatirkan efek sampingnya: jika hubungan AS Eropa terus retak, Eropa bisa makin serius mencari alternatif mekanisme pembayaran atau diversifikasi transaksi perdagangan. Kalau tren ini membesar, posisi dolar sebagai mata uang dominan bisa ikut tergerus secara perlahan.

Tekanan dolar juga datang dari arah kebijakan moneter. Pejabat The Fed Michelle Bowman memberi sinyal dovish dengan mengatakan bank sentral perlu siap menurunkan suku bunga menuju level netral, karena kondisi pasar tenaga kerja dinilai masih rapuh. Kombinasi tensi geopolitik dan potensi penurunan suku bunga ini membuat dolar makin "kehilangan tenaga". (asd) [sma]

Source : Newsmaker.id

RELATED NEWS
EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

EUR/USD tertekan karena USD menguat di tengah data yang tidak merata...
Saturday, 22 November 2025 03:54 WIB

EUR/USD mencatatkan pelemahan moderat selama sesi Amerika Utara pada hari Jumat karena Dolar AS (USD) bertahan kuat setelah rilis data ekonomi yang beragam dan komentar dovish dari pejabat Federal Res...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS